Monday, December 01, 2003

Maafku Untukmu

Mungkin masanya telah berlalu
Tapi bagiku berharap belum terlambat

Karena dari lubuk hati
Ada ujaran yang membuncah
Rasa sesal dan malu
Bahwa terlalu banyak nestapa kau alami

Sebabnya barangkali
Terucapkan melalui mulut ini
Terlakukan melalui bahasa tubuh
terpikirkan dan dihasratkan hati
Entahlah.. rasanya terlalu banyak..

Maafkan aku...

7312, kantorku, 10.21

No comments: