Monday, April 26, 2004

Hari ini kudengar kabarmu
Ibu dari kehidupanku
Penabur benih dan masa kanak-kanakku
Terbaring engkau
Mengerang sakit
menahan dera tubuh melemah

Tangisku tercekat
Sakitku tersendat
Dukaku memburai

Aduh Ibu
Kumengerang di antara deritamu
Kumerintih membayang rupamu
Jangan Kau renggut dia Tuhan!

7312, kantorku, 14.35 WIB

No comments: