Thursday, April 15, 2004

Siapa yang tahu kapan akan menjamu kematian?
Kecuali saat rohnya meninggalkan raga

Ayahku siang kemarin menjadi yatim piatu
Dan aku kini menjadi cucu tak berkakek-nenek
Tunai sudah hidup mereka.
Kakekku hampir 10 tahun silam
Dan nenekku menyusulnya siang kemarin

Siapa yang tahu kapan menjamu kematian?
Kecuali saat nafas menghembus dalam kesia-siaan

Ibuku siang kemarin menjadi yatim piatu
Dan aku kini menjadi cucu tak berkakek-nenek.

Sisa kenangan adalah pangkuannya
Menimang aku.. dalam kenangan yang terpendam
Bagian dari memori yang luput kusimpan
Salamku untuk Kakek, Nek!

untuk inang yang meninggal dunia kemarin siang. 7312. Kantorku 02.30 WIB




No comments: