Monday, April 19, 2004

Tiga kematian

Tubuhnya renta
Terbalut ulos berukir emas
Penanda akhir yang bahagia
Saurmatua kata mereka..
Perpisahan kataku.

Satu kematian lain
Tentang hati
Pupus sudah harap
Tersimpan meski itu salah
Dua purnama lagi
Dia menjadi milik orang

Kematian ketiga
Tentang kecewa dan sesal
Merutuk diri
Memaki
Menghujam kedalaman
Dia bilang itu permainan
Aku tergugu..

Tiga kematian
Nyaris sepekan
Saat kutilasi kota itu
Air mataku sulit terbagi

tiga kematian
Kutinggalkan
Karena sebuah kehidupan mengajakku bercumbu.
"AKu pulang sayang!"

7312. Untuk Ompung, Lisna, dan Christina.. 19 April 2004. 20.30

No comments: