Monday, March 28, 2005

Kemarin seorang pemimpin kami mengundurkan diri.
Tak ada debat, apalagi jawaban pada pertanyaan:
"Mengapa?"

Tapi kejadian itu hanya sebuah ekses
dari sekian panjang cerita..
bicara tentang keterbukaan pikiran
bicara tentang kebebasan berpendapat
bicara tentang kritisisasi
Yang dibungkam
atas nama Suara Tuhan

Benarkah kritis artinya sakit jiwa?

Itulah yang terjadi
itulah yang keluar dari mulut
seorang Chiang,
yang mustinya berhati seluas lautan

Maka tanda tanyaku adalah:
"Bila setiap orang yang berbeda pendapat dikatakan sakit jiwa
maka siapa sebetulnya yang sakit jiwa?"

Wahai Tuhan
Semalam aku bertanya
Apakah yang sedang terjadi?
Dan kini aku masih bertanya
Apakah yang sedang terjadi?

7312, kantorku 28 maret 2005

No comments: