Tuesday, August 30, 2005

RumahMU

------
Belakangan ini marak sekali penutupan gereja
Nyaris semarak pembukaan beberapa pusat perbelanjaan di Depok
"Gebyar Penutupan Gereja di Jawa Barat! Diskon puing-puing! Silakan ambil sendiri!"
------

(Bacalah dengan hati)
Ribuan orang tak dikenal merengsek
Menggapai seakan semua milik sendiri
Merusak seenak perut sendiri
Memaki bagai tak punya otak sendiri

RumahMU
Kini menjadi sasaran kemarahan
Tangan-tangan jahil nan nista
mengotori dengan sumpah serapah

Kebenaran dinyatakan dengan batu
parang, golok, dan ludah
Puluhan orang diusir dengan ratusan
Ratusan orang diusir dengan ribuan

Di negeri bernama Indonesia
Kebenaran adalah suara orang terbanyak
Suara kami
hanya desau pucuk bambu
Selintas berlalu

-----
(Kutulis dengan amarah)
Belakangan ini marak sekali penutupan gereja
Nyaris semarak pembukaan beberapa pusat perbelanjaan di Depok
"Gebyar Penutupan Gereja di Jawa Barat! Diskon puing-puing! Silakan ambil sendiri!"
"Atau gemas memukuli? Silaken, silaken, tersedia tongkat dan broti."
"Atau,... ingin yang lebih sadis? Silaken, silaken, tersedia pedang dan belati."
"Cincang saja, bantai saja, atas nama Tuhan ini!!"

----

(--kucoba--Kutulis dengan hati)
"Jikalau dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku dari pada kamu." (Yohanes 15:18)
"Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti bagi Allah." (Yohanes
16:2)
"Aku telah memberikan firman-Mu kepada mereka dan dunia membenci mereka, karena mereka bukan dari dunia, sama seperti Aku bukan dari dunia.
Aku tidak meminta, supaya Engkau mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya Engkau melindungi mereka dari pada yang jahat." (Yohanes 17:14-15)


Abba, Engkau mengajarku (dan kami semua) untuk mencintai
Meski Cinta itu menghanguskanku (dan kami semua)
dalam arti sesungguhnya
menjadikanku (dan kami semua) bara
lalu tiada

Sebab menurutMu
Hanya cinta yang bisa mendamaikan dunia

Cinta membuatku tak bisa membenci
Meski mereka membakar rumah dan gereja kami
atau mungkin mereka melaknat kami

Hanya cinta
Yang dapat menyatukan mereka denganMu
Bagai cakrawala
Tempat langit dan bumi bercumbu

"Ajarilah kami bahasa CintaMu
Agar kami dekat padaMu."


7312
TADI MALAM

Tadi malam aku bermimpi
bersama pecinta dari masa lalu

Nyaris saja cintaku porak poranda
Bersama sakit
yang menggores akibat sesal

Bayangnya menyata
Bagai puluhan purnama silam

Hadirnya tak perlu kata
sebaris senyum
saat pandang bersinggung

Duhai pecinta masa lalu
Ajarku menerima hadirmu
bagai bunga lelap sahaja

Biarkan aku
jadi pecinta yang nyata
Dia,...
"Dia disebut perempuan
karena dia adalah tulang dari tulangmu
daging dari dagingmu"

7312

Tuesday, August 02, 2005

Cinta aku padamu
Meski tadi malam
Kau sirami dadaku
dengan air mata

Sembab kelopak matamu
"Maaf, apakah engkau sayang padaku?"
Katamu saat itu..

Sebenarnya ingin
kujawab saja tanyamu
melalui selisan kata

Akan tetapi
aku mengerti
ucapmu belum berhenti
Kunanti sebait kata lagi

Itu sebelum sepi

.........

Kekasihku
Cinta aku padamu
meski tadi malam
kau temani aku
dengan diam yang panjang

Aku bilang
Cinta tak mesti kata
bisa jadi ia butir air mata
Seerat peluk
pula gemetar
Saat kubungkam bibirmu
dengan kecupku

7312
2 Ags 2005

Monday, August 01, 2005

Kasihan Kau

Hari ini
kabar itu menyentak jantung
berakhir sudah kebersamaan
Kamu dan mereka

Jujur sayang
tak terbayang
apa yang akan kita hadapi besok
Gemetar aku

Hanya saja
Setindak aku teringat
bahwa ketakutan
bukanlah milik mereka yang punya cinta

Bahwa kekuatiran hari ini
biarlah untuk hari ini
Sesaat yang pasti berlalu
dalam tidur kita nanti malam

Sementara besok adalah harap
bagi mereka yang berdoa
mereka yang juga mencinta
dan mereka yang setia

Kekasihku,
pun meski semua itu harus berlalu
Aku punya CINTA
seperti milikmu
Yang akan menopang kita
Membawa kita meniti hidup

Meski ada kerikil dalam sepatu
Atau getar di dalam kalbu
biarlah itu hanya menjadi pertanda
bahwa kita hanyalah manusia

7312, for my wife