Thursday, October 13, 2005

Bimbang

Ucapan selamat mengalir kepadaku setelah aku diberitakan pindah ke majalah mulai senin pekan depan. Satu sisi hati bersyukur kepada Tuhan bahwa aku mendapat kesempatan menjalani suatu etape baru di dalam karirku.

Akan tetapi, sisi hati yang lain diliputi kekuatiran. Apakah aku sanggup? Masalahnya, mulai pekan depan aku bergabung dengan kompartemen Nasional. Kompartemen yang menjadi momok bagi para M-1ers di institusi kami.

"Belum pernah ada M-1 yang lulus dari nasional," kata seorang petinggi padaku beberapa waktu yang lalu, lama sebelum aku mendapat kepastian soal bergabung ke Nasional itu. Saat itu, hatiku berbisik, mudah-mudahan tak masuk Nasional.

Hati boleh berharap, kenyataannya dan keputusannya Nasional adalah pelabuhan awalku di majalah. Keputusan yang teramat mengagetkanku pada hari senin (10/10) yang lalu.

Apa boleh buat. Kenyataan yang ada di depan mata tak terhindarkan sudah. "Selamat!" kata seorang pentolan kompartemen itu. Duh!

Dua tahun aku menjauh dari isu politik dan sebagainya. Awalnya aku di kompartemen olahraga sebelum dipindahkan ke kompartemen internasional.

Alhasil, narasumber dan lobi yang aku bangun sebelumnya sudah tak ada lagi. Seiring bergantinya pemerintahan, berganti pula orang-orang yang ada di departemen-departemen, termasuk DPR.

Walhasil, aku bak memulai dari nol, bak seorang calon reporter yang berburu ke padang tandus. Taruhannya, bertemu dengan buruan gemuk atau mati kelaparan.

Saat ini aku berada di persimpangan meragu dan kuatir. Jalanan di hadapanku penuh dengan kabut, gulita dan membingungkan.

Tadi malam aku berdoa. Tuhan, Engkaulah pelitaku. Aku percaya keajaiban itu masih ada. Semoga

Camar

2 comments:

Anggi Kusumah said...

Kamu harus semangat, tetap optimiss dan terus berjalan kedepan. lingkungan baru, aktifitas baru, pekerjaan baru, orang2 baru, memberi nuansa kesegaran hidup, seperti halnya mandi di air terjun di panas terik.

Meragu itu, pasti akan selalu ada, yang pasti kesempatan tak akan pernah datang dua kali, jadi..ambil lah selagi kesempatan emas itu menghampiri.

I always support u!!! AJA!!

camar said...

Trima kasih Anggi. I really appreciate it.. pray for me

Camar