Monday, August 07, 2006

Tak sabar aku menanti
hadirmu si jantung hati
Dwi wulan nanti

Saban kusentuh grha ibumu
Kau menggeliat
Mencengang aku pada ajaibmu
Setitik kau dari
jadi sebuah jasad fanawi

duhai
sapalah ayahmu ini sayang
dengan keriangan cilik

Sembuhkanlah rindu kami
melihat rupamu
dan hasrat menggebu
membagikan cinta
Meski kau balas nanti dengan tangis di tengah malam
atau rengek bocah-bocah
bahkan kenakalan-kenakalan

Duhai, bintang malam kami
Pendar dinanti
Sebentar lagi mewangi
di taman hati

7312

No comments: