Friday, August 15, 2008

Serambi Malam

Sembari di serambi ini
Adalah kita duduk saja
Perkatakan tentang apa
Sampai menjemput malam
Waktu untuk beranjak
Dian yang menjelang padam
Orang-orang yang bergegas pulang

Izinkan aku meraba hatimu
Menelisik tubir
yang mungkin kau tutupi
atau mungkin
Sekedar menghindar
dan menolaknya lekas

Lamat ku kadang tak sadar
Membiarkan hati tersamar

Atau, barangkali seperti di serambi
Sembari kita duduk saja
Pada malam bersama bulan dan bintang itu,

Berjanji pada waktu
tiada menghela
Apalagi meminta
Bertiuplah
Meraba sendiri
Tubir hati
Ini kubuka

Camar
15 Agustus 2008
Kantorku

No comments: