Friday, October 24, 2008

Kau Ada

Aku ingin memelukmu
Dengan rindu tertahan
Seperti sembilu
Di dahan bambu
Menggoresku
Meski aku ingin
Dan menafi

Ceritakanlah
episode hidup
Yang kini mewarnai waktumu
Pun bila aku ada
(bahkan mungkin tiada)
Serta mengecapnya
meski getir
Asal bisa kulihat kau tersenyum
tak perlu lagi menangis

Terima kasih ku ada, katamu
Terima kasih kau ada, kataku

24 Oktober 2008
Camar

No comments: