Sayangku.. Lipurlah laramu. Demi cinta yg debarnya kupertahankan di gantungan langit.
Ke langit, aku terhujam. Untuk kau nikmati meski kabut menghantam. Aku tetap di sana
Biarkan cinta terawat. Bintang yg tumbuh menjadi kerlap. Indahnya tiada terlewat
Maafkan, jika meragu kau. Dengan hasrat yang terendap kala. Pun hasrat ini tak pernah berganti tempat dengan kehampaan.
Maka biarkanlah kutitian waktu, sampai nanti tiba kugumuli nafasmu dengan waktu yg diam.
Tunggulah, di beranda malam. Sampai tiba nanti beradu siang yg hangat dan tubuh yg panas.
0 komentar:
Post a Comment