Friday, August 10, 2012

Membenci Kupu-Kupu

Dulu, kau kupu-kupu di taman seindah, yang pupus yang tersudahi
Sejuta harap pada malam-malam kita, di taman itu
Selaksa cerita, juga kerinduan yang tunai pada baris-baris kata

Laun lambat kulihat sosokmu menjauh
Ditelan kabut dini hari yang mengantarmu jadi sosok yang berbeda
Aku sadar, jauh kini. Kupu-kupu sudah bermetamorfosa
entah jadi kupu-kupu apa

Maafkanlah
Kau sudah memilih jalan itu
Maka aku cuma bisa meratapinya
dalam sesak yang menyakitkan

Jalanilah, ambillah
Semestinya itu kebenaranmu
Meski ku tak yakin
dan ini juga kebenaranku
-Seperti dulu engkau-
dan ku (masih) yakin.

Aku ingin membencimu, karena bara amarah ini. Tapi tak bisa.
Kita pernah diajarkan untuk mengasihi, oleh kisah-kisah kuna, cerita-cerita taurat.
Karena dia yang terlebih dulu mencinta kita..pada salib itu.
Masih ingatkah kau? Masih tergetarkah kau?

7312
untuk kupu-kupu

No comments: