Tuesday, September 18, 2012

Maaf Putriku


Ah maaf ya putri,
Tangismu seperti selarik sinar matahari merobek daun
Biarkan ku mengerti
bahwa hasratmu masih berkubang di antara tawa2
dan sepermainan yang tak menjenuhkanmu
Sedang kadang aku
memintamu mendaki barisan angka dan kata
yang membuatmu mengeluh
dengan paksa
Dengan amarah

Sekarang tidak lagi ya sayang..

Ajarlah kami memintamu
dengan cara yang kau suka
Pintalah kami menuntunmu
dengan langkah-langkah
yang membuat kau tertawa
Kanak-kanak kami
Tanda cinta dari langit

7312
kantorku


1 comment:

Anonymous said...

Wow, superb blog layout! How long have you been blogging for? you make blogging look easy. The overall look of your site is fantastic, as well as the content!